Selasa, 13 Oktober 2009

Kata baku dan kata tidak baku

Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.

Kata baku dalam bahasa Indonesia memedomani Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa bersamaan ditetapkannya pedoman sistem penulisan dalam Ejaan Yang Disempurnakan.

Dalam Pedoman UmumPembentukan istilah (PUPI)diterangkan sistem pembentukqan istilah serta pengindonesiaan kosa kata atau istilah yang berasal dari bahasa asing. Bila kita memedomani sistem tesebut akan telihat keberaturan dan kemanapan bahasa Indonesia.

Kata baku sebenanya merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Konteks penggunaannya adalah dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.

Suatu kata bisa diklasifikasikan tida baku bila kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. Biasanya hal ini muncul dalam bahasa percakapan sehari-hari, bahasa tutur.


Baku
- Tidak Baku
  1. Apotek - apotik
  2. Atlet - atlit
  3. Cenderamata - cinderamata
  4. Konkret - konkrit
  5. Sistem - sistim
  6. Telepon - tilpon
  7. Pertanggungjawaban - pertanggung jawaban
  8. utang - hutang
  9. pelanggan - langganan
  10. hakikat - hakekat
  11. kaidah - kaedah
  12. dipersilakan - dipersilahkan
  13. anggota - anggauta
  14. pihak - fihak
  15. disahkan - disyahkan
  16. lesung pipi - lesung pipit
  17. mengubah - merubah
  18. mengesampingkan - mengenyampingkan
  19. Kualitas - kwalitas
  20. Universitas - university
  21. Teater - theatre
  22. Struktur - structure
  23. Monarki - monarkhi
  24. Devaluasi - defaluasi
  25. Abstrak - abstrac
  26. Kultur - culture
  27. Deputi - deputy
  28. Sekuriti - Security
  29. Aktivitas - aktifitas
  30. Relatif - relative
  31. Repertoar - repertoire
  32. Teknologi - tekhnologi; technologi
  33. Elektronik - electronik
  34. Direktur - director
  35. Konduite - kondite
  36. Akuarium - aquarium
  37. Kongres - konggres
  38. Hierarki - hirarkhi
  39. Aksi - action
  40. Psikiatri - psychiatry
  41. Grup - group
  42. Rute - route
  43. Institut - institute
  44. Aki - accu
  45. Taksi - taxi
  46. sekadar - sekedar
  47. memesona - mempesona
  48. imbau - himbau
  49. berpikir - berfikir
  50. nasihat - nasehat
  51. terempas - terhempas
  52. pukul 19.30 WIB - jam 19.30 WIB
  53. standardisasi - standarisasi
  54. objek - obyek
  55. sportivitas - sportifitas
  56. sportif - sportip
  57. aktivitas - aktifitas
  58. aktif - aktip
  59. pengkreditan - pengreditan
  60. mengkreditkan - mengreditkan
  61. antarnegara - antar negara
  62. pascapanen - pasca panen
  63. dasawisma - dasa wisma
  64. pancaroba - panca roba
  65. analisis - analisa
  66. anarki - anarkhi
  67. antre - antri
  68. azan - adzan
  69. nasihat - nasehat
  70. zaman - jaman
  71. kuitansi - kwitansi
  72. Izin - Ijin
  73. kuantitas - kwantitas
  74. Bus - Bis
  75. Diagnosis - Diagnosa
  76. Frekuensi - Frekwensi
  77. Karier - Karir
  78. Februari - pebruari
  79. Tidak - Nggak
  80. takwa - taqwa
  81. stoberi - strawberi
  82. rubuh - roboh
  83. provinsi - propinsi,profinsi
  84. tobat - taubat
  85. saraf - syaraf
  86. november - nopember
  87. maaf - ma'af
  88. kredit - kridit
  89. jumat - jum'at
  90. e-mail - email
  91. cabai - cabe
  92. amfibi - amphibi
  93. gemuk - gendut
  94. waria - banci
  95. kotor - jorok
  96. tahu - tau
  97. taoge - tauge,toge
  98. rizki - rejeki
  99. risiko - resiko
  100. negeri - negri
  101. petai - pete,petay

Tidak ada komentar:

Posting Komentar